Kabid SD Disdik Langkat Terjaring Operasi Pekat Ramadan Di Diskotik
SUMUT – Pejabat (Pj) Bupati Langkat H M Faisal Hasrimy langsung membebas tugas oknum MR dari jabatannya sebagai Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Langkat.
MR yang terjaring razia di Diskotek Blue Star, di Desa Emplasmen, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Selasa (2/4/2024) dini hari.
Pj Bupati Langkat H M Faisal Hasrimy menjelaskan berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 94 Tahun 2021 Tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil pasal 31 yang berbunyi untuk kelancaran pemeriksaan, PNS yang diduga melakukan pelanggaran disiplin dan kemungkinan akan dijatuhi hukuman Disiplin berat dapat dibebaskan sementara dari tugas jabatannya oleh atasan langsung, sejak yang bersangkutan diperiksa.
“Kita mendengar di media sosial yang bersangkutan kita bebas tugaskan,” kata mantan Sekda Sergai itu saat diwawancarai wartawan usai menemui Guru Honorer peserta PPPK tahun 2023 di Ruangan Pola Bupati Langkat, Rabu, 3 Maret 2024.
Pemkab Langkat akan menyurati Polres Binjai. “Ya, kami juga telah menyurati Polres Binjai dan menyampaikan secara resmi pencopotan tersebut,” kata Faisal.
Terkait kabar MR positif narkoba, Faisal hanya tersenyum. “Kita belum mendapat informasi kalau tes urine yang bersangkutan positif narkoba dari Polres Binjai,” tambah Faisal.
Sebelumnya diberitakan, bahwa saat Ramadhan Polres Binjai melakukan razia di Diskotek Blue Star, di Desa Emplasmen, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Selasa (2/4/2024) dini hari.
Dalam operasi Pekat (Penyakit Masyarakat), berhasil diamankan 3 Pasangan Yang Bukan Suami Istri.
Dalam razia tersebut juga, ditemukan oknum Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Langkat berinisial MR bersama 73 orang lainnya, sedang asik triping. Selanjutnya merekabdibawa ke Mapolres Binjai.
Dalam video yang dirilis Polres Binjai, tampak jelas MR mengenakan baju kaos warna merah maroon dan celana jeans pendek warna biru dongker.
Dalam operasi pekat itu, polisi juga menemukan satu pucuk senjata api merek Makarov pabrikan Rusia turut diamankan.
Kepala Seksi Humas Polres Binjai Iptu Riswansyah menjelaskan, razia tersebut dilaksanakan untuk menjaga kamtibmas selama bulan Suci Ramadan.
“Razia itu juga untuk menindaklanjuti arahan dari Kapolda Sumut,” ungkap Riswansyah, Selasa (2/4/2024) malam. Riswansyah mengatakan razia itu sendiri dipimpin langsung Kapolres Binjai AKBP Rio Alexander Panlewen.
Sebelum melakukan razia, pihak Polres Binjai menggelar apel sekira jam 00.30 WIB, dan memberikan arahan kepada seluruh personel yang akan diterjunkan ke lokasi.
74 orang yang terjaring razia saat di test urine 34 orang diantaranya positif mengkonsumsi narkoba.
“Hasil razia tersebut diamankan 74 orang. Diantaranya 47 pria dan 27 wanita. Setelah diamankan, dilakukan tes urin dengan hasil positif narkoba, 24 pria dan 10 wanita,” jelas Riswansyah.
Polres Binjai juga mengamankan barang bukti 8 unit mobil pribadi, 8 sepeda motor, 2 Handphone android, sepucuk senjata api merek Makarov beserta 1 butir peluru tajam, uang Rp 645 ribu dan tiga pecahan pil ekstasi.
Sementara itu, informasi yang beredar di lingkungan Dinas Pendidikan Langkat, MR sudah ‘akrab’ dengan dunia hiburan malam. Diduga disebut-sebut sering ke diskotek sejak beberapa tahun belakangan.****
Sumber Artikel berjudul “Pj Bupati Langkat Bebas Tugaskan Kabid SD yang Terjaring Razia di Diskotek”, selengkapnya dengan link. Detaksumut.Id

