Gerakan Berkelanjutan Sararea Lulus Sekolah DPMPD Di Cekeusik
PANDEGLANG, TAJUK BANTEN. COM – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Pandeglang, gencar melaksanakan sosialisasi Peningkatan kapasitas RT/RW sebagai LKD dalam mendukung Program Gerakan Sarerea Lulus Sekolah.
Gerakan ini sebagi upaya mengembalikan anak putus sekolah kembali ke bangku sekolah, yang sejalan dengan RPJMD Kabupaten Pandeglang tahun 2021 – 2026.
Program berkelanjutan kali ini diadakan di Lapanga Futsal PKPRI Kecamatan Cikeusik, , Kabupaten Pandeglang, Senen 11 Nopember 2024.
Sebagaimana di ketahui bahwa point pertama dari 7 arah kebijakan Pendidikan Indonesia 2025-2045, yang digagas oleh bappenas, menyebutkan:
Percepatan Wajib Belajar 13 Tahun (1 Tahun Pendidikan Prasekolah dan 12 Tahun pendidkan dasar dan menengah) dengan menekankan pada masalah pencegahan dan penanganan anak tidak sekolah (ATS).
Sejalan dengan arah kebijakan tersebut Pemerintah Kabupaten pandeglang hadir melalui DPMPD yang memberdayakan RT/RW dalam mencari anak putus sekolah, agar Kembali ke sekolah melalui program Gerakan Sarerea Lulus Sakola (GSLS) yang sejaan dengan RPJMD Kabupaten Pandeglang 2021-2026 dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

Para Nara sumber kegiatan sararea Cikeusik
Dalam kegiatan yang berkelanjutan di Kecamatan Cikeusik itu, hadiri sebagai pembicara Camat Cikeusik, Korlwil pendidikan, Kantor Urusan Agama (KUA) setempat sebagai wakil Kementrian Agama di Daerah dan Kapolsek Cikeusik serta instansi lainnya yang terlibat.
Dihadiri sebanyak 407 ketua Rukun Tetangga (RT) dan ketua Rukun Warga (RW) seKecamatan Cikeusik, Pandeglang, Banten.
“Tentunya dukungan dan kerjasamanya dari RT/RW sangat di perlukan, agar peran aktif mengajak kembali bersekolah bila di lingkungannya ada yang putus sekolah. Sehingga bisa kembali ke bangku sekolah dan bisa menyelesaikan masa pendidikan dengan baik,” terang Muslim Taupik kepala Dinas DPMPD Kabupaten Pandeglang.
”Mari kita manfaatkan kegiatan ini untuk memperkuat jejaringan dukungan bagi anak anak kita, memperbaiki sistem dan memberikan solusi yang efektif, agar tidak ada lagi yang putus sekolah di Kabupaten Pandeglang, ” Tambah Muslim lagi. (im)

