{"id":766,"date":"2024-02-06T08:39:48","date_gmt":"2024-02-06T08:39:48","guid":{"rendered":"https:\/\/tajukbanten.com\/?p=766"},"modified":"2024-02-06T08:39:48","modified_gmt":"2024-02-06T08:39:48","slug":"gara-gara-kotoran-kucing-anak-tega-penjarakan-ayah-kandung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/tajukbanten.com\/index.php\/2024\/02\/06\/gara-gara-kotoran-kucing-anak-tega-penjarakan-ayah-kandung\/","title":{"rendered":"Gara &#8211; gara Kotoran Kucing, Anak Tega Penjarakan Ayah Kandung"},"content":{"rendered":"\n<p>TEGAL &#8211; Seorang anak di Kota Tegal tega memenjarakan ayahnya yang sudah uzur dan sakit-sakitan hanya gara-gara kotoran kucing. Kasus tersebut disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Tegal, Senin (5\/2\/2024).<br><br>Suasana haru pecah kala terdakwa Zaenal Arifin (73) mengenakan rompi oranye duduk di kursi pesakitan. Usai perisdangan, Kakek Zaenal disambut isak tangis anak-anak lainnya dan sejumlah teman serta tetangga.<br><br>Diperoleh informasi, kasus tersebut bermula dari cekcok soal kotoran kucing antara terdakwa dengan anak bungsunya berinisial KT. <br><br>Dari cekcok tersebut, Kakek Zaenal, warga Jalan Mliwis, Kelurahan Randugunting, Kota Tegal itu dituduh telah menganiaya anaknya hingga berujung laporan polisi.<br><br>Kuasa hukum terdakwa, David Surya mengatakan, Zaenal harus menghadiri persidangan kedua dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi meringankan dari istri dan tiga anaknya. <br><br>\u201cDalam persidangan, semua saksi menyatakan terdakwa tidak pernah berbuat kasar terhadap anaknya dan pelapor,\u201d katanya.<br><br>Kuasa hukum pelapor, Fery Junaedi mengatakan, kliennya yakni KT terpaksa memidanakan ayah kandungnya karena sudah cukup lama mengalami kekerasan dalam rumah tangga. <br><br>Terakhir, KT mengaku dianiaya setelah cekcok soal kotoran kucing, sehingga membuatnya mengambil keputusan menempuh jalur hukum.<br><br>\u201cUpaya damai antar keluarga sudah diupayakan, namun tak pernah ada titik temu,\u201d ucapnya.<br><br>Dalam persidangan, majelis hakim meminta dilakukan mediasi kembali antar keluarga agar terdakwa bisa mendapat keringanan hukuman mengingat usianya sudah tua. Sidang akan dilanjutkan hari selasa dengan agenda pemeriksaan terdakwa.<br><br><br><br><br> Berita iNewsJateng<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>TEGAL &#8211; Seorang anak di Kota Tegal tega memenjarakan ayahnya yang sudah uzur dan sakit-sakitan hanya gara-gara kotoran kucing. Kasus<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":771,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[2,12],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/tajukbanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/766"}],"collection":[{"href":"https:\/\/tajukbanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/tajukbanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tajukbanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tajukbanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=766"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/tajukbanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/766\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":772,"href":"https:\/\/tajukbanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/766\/revisions\/772"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tajukbanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/771"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/tajukbanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=766"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/tajukbanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=766"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/tajukbanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=766"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}